Pelaku Klitih Diciduk Polisi Usai Adanya Laporan Penganiayaan

[Mas Jogja] Pelaku klitih kembali diciduk polisi di Kota Yogyakarta usai adanya laporan kasus penganiayaan. Kedua pelaku tersebut diciduk jajaran Kepolisian Daerah DIY setelah sebelumnya diikuti polisi dari sekitar daerah UIN Sunan Kalijaga.

Diketahui kedua pelaku tersebut berinisial WAS (19) dan TMA, keduanya adalah warga Kotagede. Mereka diciduk polisi beserta barang bukti berupa 1 buah pedang (sepanjang 1 meter), 1 buah golok. Termasuk juga 1 buah sepeda motor KLX dengan nomor polisi AB 5768 L dan 1 buah helm.

Sebelumnya diketahui bahwa jajaran kepolisian menerima laporan terkait adanya kasus penganiayaan. Pihak kepolisian lantas bergerak cepat untuk melakukan penyelidikan di lapangan. Termasuk juga mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi dan korban.

Polisi lantas melakukan penindakan, dimulai dari mengikuti pelaku hingga menciduknya di sekitar Tugu Pal Putih sekitar pukul 02.30 WIB.

 

Pelaku Beralasan Bawa Pedang untuk Tawuran

Disampaikan oleh Kombes Pol Hadi Utomo kepada Tribun bahwa petugas dikagetkan dengan alasan para pelaku yang membawa pedang cukup panjang. “Mereka berkeliaran membawa pedang dan terang-terangan mengatakan ini untuk tawuran”, tutur Hadi.

Adapun kasus penangkapan kedua pelaku klitih tersebut juga akan dikembangkan lebih lanjut dengan melihat kasus-kasus klitih yang terjadi.


Yuk, bikin website keren dan unik kamu hanya di IndonesiaHosting

Hukum & Kriminal