Bocah 5 Tahun Alami Trauma Akibat Dianiaya Orangtua Asuhnya

[MasJogja] Kasus penganiayaan terhadap bocah 5 tahun tersebut semula terungkap sejak korban tak masuk sekolah pada 20 Oktober. Mengetahui hal tersebut, komite TK tempat korban bersekolah berinisiatif mendatangi korban ke rumah untuk memeriksa keadaannya.

Sesampai di rumah korban, komite mendapati korban mengalami luka lebam di kedua mata. Tidak hanya tinggal diam, lantas mereka melaporkan hal tersebut ke Polda DIY.

Penganiayaan tersebut diketahui dilakukan oleh sepasang suami isteri, warga Kalasan. Sepasang suami isteri tersebut diketahui berinisial DAIW (34) dan SSH (41). Sementara bocah yang menjadi korban dan masih berusia 5 tahun tersebut mengalami luka-luka di beberapa bagian pada tubuhnya.

Berdasarkan hasil visum yang dilakukan di RS JIH, terungkap bahwa FR alami pukulan benda tumpul pada bagian mata. Luka lainnya terdapat pada jari tangan kanan korban bekas digigit maminya. Usai visum tersebut, korban dirujuk ke RS Bhayangkara untuk perawatan lebih lanjut.

 

Penganiayaan terhadap bocah 5 tahun yang sebabkan trauma

Tidak hanya menderita luka fisik, korban (FR) juga alami trauma atas dugaan penganiayaan yang dilakukan kedua orangtua asuhnya. FR juga menuturkan kepada LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Yogyakarta bahwa ia tidak sayang lagi dengan mami papinya dan tidak mau pulang.

Korban diketahui adalah anak yang pintar di sekolahnya. Bahasa Inggrisnya bagus dan dipelajarinya juga secara otodidak. Atas beberapa luka fisik dan trauma yang diderita korban tersebut, korban (FR) saat ini sudah aman berada dalam perlindungan negara.


 

 

Hukum & Kriminal