Sidang di Tempat bagi Pelanggar Lalu Lintas

[MasJogja] Polres Sleman menerapkan sidang di tempat bagi pelanggar lalu lintas yang terjaring dalam Operasi Zebra 2017. Ini merupakan yang pertama kali diterapkan di Sleman. Pelaksanaannya juga menggandeng Pengadilan Negeri Sleman, Kejaksaan serta Dinas Perhubungan. Penerapan sistem sidang di tempat ini dilakukan saat razia di Jalan Magelang pada Rabu (8/11).

Sidang di tempat ditujukan untuk memudahkan para pelanggar untuk tidak harus menunggu lama. Proses selesai di tempat sehingga para pelanggar dapat melanjutkan aktivitasnya kembali.

 

Sidang di Tempat bagi Pelanggar Tawarkan Pembayaran Denda Tunai atau Non Tunai

Selanjutnya untuk pembayaran denda, dipersilakan bagi pelanggar untuk membayar tunai atau non tunai. Sehubungan dengan administrasi pembayaran denda, Polres Sleman menggandeng BRI. Sistem seperti ini menjadi lebih praktis karena estimasi waktu yang dibutuhkan hanya 3-5 menit. Demikian hal tersebut disampaikan Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Sleman Iptu Rahandy pada Tribun (8/11).

Namun demikian Rahandy juga menambahkan bahwa sistem ini akan dibahas lebih lanjut lagi. Terkait apakah memang sistem sidang di tempat tersebut apakah lebih efektif atau tidak jika dibandingkan dengan sistem biasa. Betapapun memang sistem sidang di tempat bagi pelanggar lalu lintas ini estimasi waktunya jauh lebih cepat.

 

 

 

Hukum & Kriminal, Program Pemerintah