You are here

Pihak Kepolisian Menetapkan 7 Tersangka Perusakan Rumah di Mantrijeron

Tersangka Perusakan Rumah di Mantrijeron

[Mas Jogja] Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Yogyakarta menetapkan 7 tersangka perusakan rumah di Mantrijeron pada Senin Malam (29/01). Beberapa dari ketujuh tesangka tersebut dilaporkan telah mendekam di tahanan polresta Yogyakarta. Demikian hal itu disampaikan Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Tommy Wibisono, SIK kepada Tribun.

Menurut Kapolresta, penetapan 7 tersangka perusakan rumah di Mantrijeron tersebut dilakukan setelah melakukan pengembangan dari 28 remaja yang diamankan sebelumnya. Sebagaimana sebelumnya diketahui bahwa 28 remaja yang tergabung dalam geng pelajar dilaporkan telah melakukan aksi yang meresahkan masyarakat Yogyakarta.

Beberapa di antara 7 tersangka sudah masuk kategori dewasa, beberapa lainnya masih di bawah umur. Menurut Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol M. Kasim Akbar Bantilan, yang dewasa ada dua orang. Dua orang ditahan di tahanan Polresta Yogyakarta dan lima orang di RSPA di Sleman, sebuah balai untuk rehabilitasi sosial dan pengasuhan anak.

baca informasi terkait sebelumnya >>> Anggota Geng Pelajar Diamankan Polisi

Alasan Penetapan 7 Tersangka Perusakan Rumah di Mantrijeron

Ketujuh tersangka tersebut ditetapkan karena memiliki peran dalam aksi perusakan pada sebuah rumah yang dilakukan pada Senin malam. Selain didapati berada di bawah pengaruh minuman keras, mereka juga melakukan perusakan dan sempat melakukan penganiayaan terhadap korban.

Menurut Kasat Reskrim, mereka memiliki peran yang bermacam-macam, dari melempar batu, menabrak, memukul dan melakukan hal lainnya.

Terkait aksi yang dilakukan ketujuh tersangka tersebut Kasat Reskrim mengatakan pihaknya akan tetap melanjutkan proses hukum yang berlaku. Ketujuh tersangka perusakan rumah di Mantrijeron tersebut menurut Kasat Reskrim dikenakan pasal 170 KUHP dan pasal 406 KUHP. Ancaman hukuman yang menanti mereka adalah 5 tahun penjara.


by: IndonesiaHosting

Top