You are here
Home > Kesehatan

Pembayaran Klaim BPJS Terlambat, Operasional RS Jogja Terhambat

pembayaran klaim bpjs

[Mas Jogja] Pembayaran klaim BPJS yang terlambat dinilai telah membuat operasional dan pelayanan Rumah Sakit (RS) Jogja jadi terhambat. Berdasarkan laporan Tribun, pembayaran klaim sekitar Rp 23 miliar belum dibayarkan oleh pihak BPJS Kesehatan.

Direktur Utama RS Jogja, Tuti Setyowati mengatakan keterlambatan pembayaran dialami pihak RS Jogja sejak Oktober lalu. Sebelumnya diketahui pembayarannya tidak pernah terlambat. Dampak dari keterlambatan tersebut menurut Tuti sangat berpengaruh pada keberlangsungan RS Jogja. Baik itu terhadap pasokan obat, operasional rumah sakit, jasa pelayanan dokter dan termasuk pasien. Sementara diketahui, pasien RS Jogja 90 persennya adalah pasien BPJS.

Tuti juga memaparkan bahwa normalnya biaya per bulan untuk obat, barang habis pakai (BHP), dan alat medis habis pakai (AMHP), RS Jogja membutuhkan Rp 5 miliar. Anggaran itupun menurutnya sudah diajukan ke APBD, namun dalam pelaksanaannya hanya dianggarkan sekali. Terkait hal ini menurut Tuti, dimungkinkan ada missed persepsi, harusnya 5 miliar perbulan, jadi 5 miliar untuk setahun.

baca juga >>> Klinik Pratama Mapolda DIY Resmi Dibuka

Pembayaran Klaim BPJS Secara Bertahap

Selanjutnya Tribun juga melaporkan bahwa Kepala BPJS Kesehatan Cabang Yogyakarta, Dwi Hesti Yuniarti menyampaikan bahwa pembayaran dilakukan secara bertahap. Ia berharap agar pihak terkait bersabar dan untuk menyampaikan keluhan agar disampaikan secara langsung ke pihak BPJS.

Dilaporkan pula, bahwa pihak BPJS telah melakukan pembayaran untuk klaim dari RS Jogja yang jatuh tempo tanggal 15 Februari dan pada 28 Februari juga telah dilakukan pembayaran, namun bertahap.


by: IndonesiaHosting

 

Top