Sakit Hati Tak Diberi Upah Layak, 2 Pekerja Gasak Emas Juragannya

[Mas Jogja] Dua pekerja yang sakit hati karena tidak memperoleh upah layak, dilaporkan gasak emas juragannya. Kedua pekerja yang merupakan paman dan keponakan tersebut telah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di Watuadeg, Purwobinangun, Pakem. Rumah tersebut, berdasarkan laporan Tribun pada Kamis (15/3) diketahui adalah milik rumah mantan juragan kedua pekerja tersebut.

Kedua pelaku yang diketahui berinisial AS (22) dan IT (16), menggasak emas milik juragannya diduga karena berdasarkan motif dendam. Mereka mengaku hanya dibayar Rp 500 ribu selama dua minggu bekerja sebagai pembuat batako di tempat korban.

Aksi pencurian emas milik juragan mereka dilakukan tiga hari kemudian sejak mereka diberhentikan dari pekerjaan pembuatan batako. IT dilaporkan datang ke TKP dengan mengendarai sepeda motor RX King dan mengajak AS. Pelaku AS berperan mencongkel jendela dan lalu masuk melalui jendela tersebut dan menggasak barang-barang milik juragannya.

baca juga:

Komplotan Pembobol ATM dengan Tusuk Gigi Dibekuk Polisi

Polisi Bekuk 4 Orang Pelaku Penyalahgunaan Resep Dokter

Selain Gasak Emas Juragannya, Ponsel dan Jam Tangan Ikut Dicuri

Berdasarkan laporan, kedua pelaku berhasil menggasak sebuah cincin dengan berat 20 gram, satu buah kalung emas 3 gram. Mereka juga menggasak lima macam liontin dengan total berat 13,5 gram, dua giwang, satu buah ponsel Xiaomi dan sebuah jam tangan merek Seiko. Total kerugiannya juga dilaporkan Kasubbag Humas Polres Sleman, AKP Haryanta kepada Tribun mencapai Rp 24,7 juta.


gasak emas juragannya

Hukum & Kriminal