Rencana Pembangunan Sirkuit di Semanu, Camat Semanu Respon Positif

[Mas Jogja] Respon positif datang dari Camat Semanu, Kabupaten Gunungkidul terkait rencana pembangunan sirkuit balapan di wilayah Kecamatan Semanu. Demikian hal itu diutarakan Camat Semanu Huntoro Purbo Wargono, SH kepada Tribunjogja.com, pada Jumat (23/3).

Huntoro mengungkapkan bahwa ia menyambut baik rencana tersebut. Pasalnya dengan adanya pembangunan sirkuit di Semanu, itu berarti masyarakat juga akan difasilitasi sarana yang cukup. Termasuk pula sarana untuk melakukan aktivitas dalam berolahraga, khususnya olahraga otomotif.

Keberadaan sirkuit tersebut kelak juga dapat  mendongkrak aktivitas ekonomi bagi warga sekitar. Selain bisa juga untuk menumbuhkan minat warga sekitar terhadap olahraga otomotif.

Terkait perihal pembebasan lahan, Huntoro mengatakan bahwa untuk saat ini belum ada penolakan dari warga di wilayahnya. Diketahui pembebasan tanah untuk tahap pertama pada 2017 sudah selesai. Proses pembebasan tanah untuk tahap kedua diketahui akan dilakukan pada tahun ini.

Secara teknis perihal perluasan lahan ditangani oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Petarung) dan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora).

bandar piala dunia

Pembangunan Sirkuit di Semanu Sesuai Standar Sirkuit Internasional

Ketua DPRD Kabupaten Gunungkidul Suharno juga memaparkan, bahwa saat ini proses pembebasan lahan telah diselesaikan. Terkait pembangunan sirkuit juga dilaporkan akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembangunan sirkuit road race pada lahan seluas 5 hektar (sudah dibebaskan).

Menurut Suharno, saat ini proses pembangunan sirkuit di Semanu sudah memasuki proses detail engineering design (DED). Ia berharap, tahap ini bisa selesai dalam waktu dekat, sehingga pembangunan bisa langsung dilaksanakan.

Tahap kedua terkait pembangunan sirkuit di Semanu akan dilakukan pembebasan lahan lagi sebesar 10 hektar. Lahan tersebut rencanya akan digunakan khusus sirkuit motocross. Pembangunannya pun akan disesuaikan dengan standar internasional. Demikian hal itu dijelaskan Suharno sebagaimana dilaporkan Tribunjogja.com.


baca juga >>> PVMBG Adakan Penelitian Potensi Tsunami di Gunungkidul

Gunungkidul, Program Pemerintah