You are here

Pasar Tradisional 24 Jam, Mengapa Tidak?

pasar tradisional 24 jam

[Mas Jogja] Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melaui Dinas Perindustrian dan Perdagangan memiliki mimpi agar dapat menghidupkan pasar tradisional 24 jam. Demikian hal itu dikemukakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta, Maryustion Tonang kepada Tribun Jogja.

Dimungkinkan upaya tersebut baru akan diterapkan pertama-tama untuk Pasar Beringharjo. Meskipun demikian untuk tahap awal tidak akan berlaku penuh hingga 24 jam. Bisa jadi hanya jam operasionalnya saja yang akan ditambah hingga malam hari kira-kira sampai jam 22:00.

Pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga dilaporkan Tribun Jogja  telah bertemu dan berembug pasal hal tersebut dengan ketua paguyuban. Langkah selanjutnya yang mungkin akan diambil adalah menindaklanjutinya dengan mengadakan pertemuan dengan para pedagang Pasar Beringharjo.

Konsep pasar tradisional 24 jam tersebut rencananya juga dilaporkan akan diuji cobakan di pasar sisi barat dengan melibatkan 1.600 pedagang. Terkait masalah retribusi pasar yang beroperasi di malam hari, untuk sementara akan dibebaskan terlebih dulu.

baca juga >>> Target Pembebasan Lahan Pasar Seni Gabusan Rampung Tahun Ini

Pasar Tradisional 24 Jam, Masih Perlu Evaluasi Lebih Lanjut

Persiapan konsep pasar tradisional buka hingga 24 jam tersebut selanjutnya memerlukan tahap evaluasi lebih lanjut baik itu penerangan maupun keamanan. Demikian hal itu ditanggapi oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Purwadi yang juga menuturkan bahwa Yogyakarta memiliki beberapa pasar yang potensial.

Menurut Heroe, pasar-pasar tradisional di Yogyakarta yang punya potensi hingga malam di antaranya adalah Pasar Beringharjo, Pasar Ngasem dan Pasar Pasthy. Selanjutnya ia juga menuturkan bahwa untuk saat ini pasar yang paling siap adalah Pasar Beringharjo. Menurutnya, para pedagang di Pasar Beringharjo juga banyak yang siap, tinggal menyiapkan infrastrukturnya saja.


bandar piala dunia

Top