Bantul Siapkan Kajian Penataan Kawasan Gumuk Pasir Pantai Selatan

[Mas Jogja] Rencana penataan kawasan Gumuk Pasir sebagai salah satu tempat wisata alam di Bantul mulai dikaji Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul. Hal itu dilakukan agar keberadaan Gumuk Pasir satu-satunya di Asia Tenggara tersebut dapat terjaga kelestariannya.

Dilaporkan Antaranews Jogja, penataan gumuk pasir harus secara lengkap. Pasalnya menurut Plt. Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Kwintarto Heru, banyaknya pohon yang ada di kawasan gumuk pasir tersebut dapat menghambat pergerakan angin. Angin menjadi tidak dapat bergerak leluasa dan gumuk pasir menjadi terkesan mati.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya berharap dari UGM atau UPN dapat membantu terkait pergerakan gumuk pasir tersebut agar tampak hidup lagi. Selain itu pengembangan fasilitas tempat wisata di kawasan Gumuk Pasir diharapkan kelak tidak merusak kelestarian gumuk pasir tersebut.

Kwintarto menjelaskan bahwa lahan Gumuk Pasir bisa digunakan warga masyarakat dengan catatan tidak merusak kelestariannya. Pasalnya, biar bagaimanapun tetap kawasan Gumuk Pasir dapat menjadi tambahan lapangan kerja bagi masyarakat.

baca: Target Pembebasan Lahan Pasar Seni Gabusan Rampung Tahun Ini

Inventarisasi Penataan Kawasan Gumuk Pasir

Apabila dilihat dari kajian akademis dengan ahli, penataan kawasan Gumuk Pasir lebih jauh baru akan dilakukan. Namun jika terkait diskusi dan pengamatan di lapangan sudah dilakukan,  termasuk juga dalam melakukan inventarisasi yang ada di gumuk pasir.

Selanjutnya Kwintarto mengatakan bahwa kajian untuk pentaan dan pengembangan gumuk pasir pantai selatan akan diupayakan pada tahun 2018 ini. Namun belum bisa dipastikan, apakah dapat selesai pada tahun ini. Demikian hal itu diakuinya karena butuh waktu dan melihat kondisi yang ada di lapangan.

Ditambahkan pula olehnya, tahun ini akan mulai merintis penataan dengan melakukan kajian desain. Desain yang ia maksudkan adalah desain yang tidak merusak dan merupakan desain yang menambah daya tarik.


Bantul, Pariwisata