Kehilangan Uang Rp 50 Juta Saat Mengganti Ban Bocor

[Mas Jogja] Nasib malang harus dialami Heriyanto (48) dan Toniran (54), pasalnya saat mereka keluar mobil untuk mengganti ban mobil yang bocor harus kehilangan uang Rp 50 juta. Uang tersebut dilaporkan diletakkan di dalam mobil setelah mereka menariknya secara tunai dari dua bank berbeda.

Diketahui bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikan Reskrim Polsek Jetis, Kota Yogyakarta. Pihak kepolisian juga mengatakan bahwa Heriyanto dan Toniran adalah warga Banyuraden, Gamping, Sleman.

Uang yang raib tersebut dilaporkan merupakan milik Sekolah Tinggi Pernahan Nasional (STPN) yang berlokasi di Gamping Sleman. Mereka memasukkan uang tersebut ke dalam sebuah tas punggung dan meletakkannya di dalam mobil yang mereka kendarai masing-masing.

Selanjutnya mereka bermaksud mengendarai satu mobil untuk kembali ke STPN usai menarik uang tersebut dari dua bank yang berbeda. Sesampainya di Jalan Gowongan, keduanya diberitahu seorang pengendara sepeda motor kalau ban mobilnya bocor. Mobil kemudian segera ditepikan dan keduanya keluar untuk mengecek kondisi ban.

Mengetahui hal tersebut keduanya langsung mengganti ban dengan kondisi pintu mobil tidak dalam keadaan terkunci. Setelah beberapa menit mereka pun selesai mengganti ban bocor tesebut dan kembali memasuki mobil untuk melanjutkan perjalanan.

Namun mereka sudah tidak lagi mendapati tas punggung yang berisi uang Rp 50 juta tersebut di dalam mobil. Mereka pun lantas segera melaporkan kehilangan uang Rp 50 juta tersebut kepada pihak Polsek Jetis.

baca: Ringkus Pencuri, Sarmanto Dapat Rp 1 Juta dari Kapolsek Wirobrajan

Ban Mobil Bocor Terkena Paku Payung

Pihak Polsek Jetis juga mengungkapkan bahwa ban mobil yang bocor tersebut dilaporkan karena terkena paku payun. Selanjutnya juga masih diselidiki apakah hal itu memang sengaja dipasang oleh pencurinya atau karena memang sudah diikuti sebelumnya dari bank.

Terkait ada tidaknya keterlibatan dari pengendara sepeda motor yang memberitahukan mereka bahwa ban mobil bocor juga masih belum dapat dipastikan. Pasalnya menurut pihak Polsek Jetis, terkait hal tersebut harus disesuaikan dengan bukti yang ada.


 

Hukum & Kriminal, Kota Yogyakarta