Jip Lava Tour Masuk Jurang, Seorang Wisatawan Asal Bogor Tewas

[Mas Jogja] Wisata Lava Tour Gunung Merapi menelan korban jiwa. Satu jip yang mengangkut lima wisatawan mendadak hilang kendali dan masuk ke jurang sedalam empat meter. Lokasi jatuhnya jip berada di Dusun Tangkisan, Umbulharjo, Cangkringan, Sleman.

Menurut Kapolsek Cangkringan, AKP Sutarman, jip yang dikemudikan oleh Teguh Nugraha asal Hargobinangun, Pakem, Sleman tersebut mengalami masalah pada setir sehingga kehilangan kendali.

Satu orang tewas yakni Enny Fatmawati (42) asal Bojongkulon, Gunung Putri, Bogor.

Sedangkan penumpang lain antara lain Sandhy Mas Nugroho (14), Ngatmadi (54), Atik Rahmawati (40), dan Sriyatun (52) yang semuanya berasal dari Cokro Tulung, Klaten, mengalami luka-luka dan sudah dirawat di Rumah Sakit Panti Nugroho.

Kapolsek pun menghimbau pengurus dan komunitas jip wisata agar lebih memperhatikan dan mengecek kendaraan sebelum beroperasi.

“Ini kaitannya dengan keamanan dan kenyamanan berkendara di kawasan wisata. Kondisi setir, rem, dan kelayakan lain wajib diperiksa. Jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi,” tegasnya.

Camat Cakringan, Mustadi berjanji akan memberikan pembinaan bersama dengan Dinas Perhubungan kepada para pengelola jip.

“Sudah sekian kali. Jangan sampai terulang lagi karena armada tidak siap. Armada tidak layak tetapi dipakai. Kita akan berkoordinasi dengan Dishub untuk membina wisata, armada, dan lain-lain,” terangnya.

Terkait dengan kelayakan jalan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sleman karena menyangkut kewilayahan.

“Para pihak yang terlibat dalam wisata, baik kelaikan armada, pengemudi, maupun kelayakan jalan harus dikoordinasikan dengan Pemkab tentunya, karena menyangkut kewilayahan, jadi akan kita kaji kembali,” ungkapnya.

“Untuk korban biasanya ditanggung oleh pemilik jip lava tour, baik pengobatan maupun santunan. Nanti akan diproses pihak kepolisian. Jalur hukum tetap ada di kepolisian,” terangnya.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, yang datang ketika jip masih berada di dalam jurang mengatakan, bahwa sekitar pukul 14.00 WIB jip tersebut masih berada di dalam jurang.

“Sekitar jam dua siang saya ke lokasi masih ada jipnya, mulai bersih jam tiga. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit,” ungkapnya.


 

Peristiwa