Jelang Hari Kemerdekaan, Harga Belut Naik Drastis

[MasJogja] – Kedengaran sih rada aneh. Masak sih menjelang peringatan hari Kemerdekaan 17 Agustus kok harga belut sawah melonjak drastis. Apa sih hubungannya? Ternyata belut yang terkadang digoreng menjadi keripik ini sering dipakai sebagai sarana lomba 17-an, yakni lomba menangkap belut.

Sebelumnya dengan harga Rp 50 ribu atau kurang, kita sudah bisa membawa pulang 1 kg. Namun kini harganya menjadi Rp 80 ribu. Tidak bisa ditawar. “Tidak bisa, Mas. Kalau tidak mau ya tidak apa-apa. Silakan cari yang lain saja,” ujar Karyo, seorang penjual belut sawah yang menggelar dagangannya di Jalan Raya Kalasan-Piyungan, kemarin.

Menurut Karyo, permintaan jelang 17-an sangat banyak. Dan karena stok berkurang, maka Karyo mendatangkan dari Kalimantan. “Sebelumnya dari Jawa Timur. Tapi sekarang susah jadi kami beli dari Kalimantan. Kalau Godean sudah susah dapatnya,” ujar Karyo.

Harga ini kemungkinan sedikit mengalami penurunan setelah 17-an. “Tapi kayanya tidak benyak. Paling juga turunnya sekitar Rp 10 ribu. Susah, Mas, dapatnya.” (sdr)

Bisnis & Ekonomi