Mahasiswa UAD Bikin Mesin Pencetak Batu Bata

(MasJogja) – Perajin batu bata masih menggunakan cara manual dalam proses produksi. Mereka mengandalkan tenaga manusia dan mencetak dengan peralatan sederhana. Akibatnya produksi tidak maksimal.

Kondisi tersebut membuat sejumlah mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melakukan penelitian dan berinovasi membuat mesin untuk membantu paraa perajin batu bata. Tim yang tergabung dalam PKM-T UAD dari Program Studi Teknik Elektro tersebut diketuai Frans Bayu Pambudi dengan anggota Aditya Apriyanto Prasetyo, Eka Budi Setiawan, Yoga Dwi Santosa dan Muhammad Ifan Pure.

Mereka berinovasi membuat “Gabot”, mesin pembuat batu bata menggunakan sistem pneumatik berbasis programable logic control (PLC). “Gabot” sendiri sebenarnya berasal dari bahasa Jawa yakni gawe bata, membuat batu bata.

“Kami membuat penelitian sekaligus prototipe Mesin Pembuat Batu Bata Menggunakan Sistem Pneumetik Berbasis PLC (Programable Logic Control) pada Sentral Usaha Batu Bata. Alhamdulillah lolos seleksi untuk maju ke Pekan Ilmiah Mahasiswa, Pimnas di UNY beberapa waktu lagi,” ungkap Frans di kampusnya, kemarin.

Percepat Produksi

Frans menjelaskan Gabot diciptakan untuk mengatasi pemasalahan produktivitas dan kualitas batu bata yang dihadapi para perajin. Selama melakukan riset, mereka menjumpai permintaan konsumen tidak bisa dipenuhi akibat proses produksi yang lambat. Selain lambat, pembuatan secara manual menelan biaya yang lebih mahal.

“Menggunakan sistem pneumetik berbasis PLC setidaknya sehari dapat memproduksi 1.500 batu bata dengan mengandalkan dua atau tiga pekerja. Kalau menggunakan cetak manual hanya bisa memproduksi sekitar 500 batu bata dan menguras tenaga pekerja,” paparnya.

Perbandingan inilah yang mendasari terciptanya alat pembuatan Gabot, sehingga dapat mempercepat proses produksi, meningkatkan produktivitas, dan mempercepat penjualan. Kelebihan lain penggunaan sistem pneumetik berbasis PLC juga mudah pengoperasiannya.

Penggunaan PLC sebagai kendali utama mengacu pada cara kerja yang berfungsi sebagai kontrol suatu unit input maupun output, sehingga PLC bekerja sebagai kendali utama proses produksi. Semua sistem tata kelola alat dan cara kerja alat diatur dan diprogram dengan kendali PLC. (yudistira)

 

foto: googleimage

Pendidikan