Kedung Pedut, Kolam Indah Berkabut di Bukit Menoreh

(Mas Jogja) – Mata air dari Gunung Kelir di Dusun Kembang, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulonprogo itu mengalir deras menyusuri lereng bukit kapur di bawahnya. Medan yang terjal membuat aliran ini membentuk sejumlah jeram yang bertingkat-tingkat. Tiap jeram membentuk kolam dibawahnya, itulah yang dalam bahasa Jawa disebut Kedung. Kolam yang beriak dan ketinggian perbukitan Menoreh di perbatasan Kulonprogo dan Purworejo ini seolah menghadirkan sensasi berkabut atau disebut juga pedut. Jadilah wisata alam yang saat ini sangat disenangi oleh wisatawan lokal DIY, Kedung Pedut, Kolam Berawan.

Keindahannya memang sulit digambarkan dengan kata-kata. Satu yang jelas, keindahan ini telah dilengkapi dengan sarana yang mendukung hasil gotong royong wrga setempat membuat kita tinggal memilih lokasi mana yang cocok memandang keindahan alam dan mengabadikannya dalam bentuk foto ataupun video.

Dari lokasi parkir, warga telah membuat jalan setapak yang kini sebagian besar sudah dicor. Sehingga walaupun medannya penuh tanjakan dan turunan yang tajam, namun cukup nyaman untuk dilalui. Di sepanjang jalan setapak ini ada sejumlah warung kopi dengan suguhan kuliner khas masyarakat setempat, geblek.

Setelah berjalan kaki sekitar 400 meter kita akan sampai di mana terdapat jeram yang bertingkat-tingkat. Ada beberapa kolam yang bisa dipilih untuk lokasi mandi. Untuk mencapai kolam-kolam ini pun tidaklah sulit lagi karena kini, sebagimana terlihat pada Selasa (11/9/2018), sudah dibuat jembatan dan jalan setapak yang aman dilalui.

Untuk biaya masuk, warga memungut biaya sebesar Rp 10 ribu. Sedangkan parkir kendaraan roda dua Rp 2 ribu dan Rp 5 ribu untuk roda empat.

Jadi, tunggu apa lagi, Anda memastikan sekarang atau setidaknya saat mulai musim penghujanan di mana debit air sangat berlimpah. Sehingga sensasi berkabut dari kolam ini akan muncul. (sdr)

 

Jogja & Sekitarnya, Kulonprogo