Koran dan Majalah Lama Jadi Andalan Perpustakaan Jogja

(Mas Jogja) – Kemajuan teknologi informasi memang ikut mengubah perilaku kita. Salah satu yang sangat terasa adalah dalam hal literasi. Membaca dan menulis. Budaya membaca mulai terkikis. Kemampuan menulispun turun. Mesin pencari situs dalam jaringan internet, bisa memenuhi segala kebutuhan kita terkait baca tulis. Sekarang, istilahnya, tinggal copas. Copy paste, salin dan tempel. Maka hanya dalam waktu sekian menit pekerjan membuat tulisan atau laporan akan beres dalam waktu yang cepat.

Perpustakaan pun kehilangan fungsi dan perannya. Masyarakat merasa bahwa kehadiran perpustakaan tidak lagi urgen untuk menjawab kebutuhannya terkait literasi. Hal ini pun tampak pada perpustakaan Jogja yang terletak di Jalan Malioboro.

Pengunjung perpustakaan ini menururun drastis. Saat ini, kata Dewi, seorang petugas perpustakaan Jogja, saat ditemui Kamis, 13/9/2018, rata-rata pengunjung tidak lebih dari 15 orang. Jumlah inipun sebagian besar adalah mereka yang mencari informasi dari koran dan majalah lama.

Koleksi koran lama perpustakaan Jogja memang cukup lengkap. Ada beberapa koran yang bisa didapat di sini seperti Kedaulatan Rakyat, Bernas, Yogya Post, Kompas, Suara Merdeka.

“Jadi boleh dikatakan inilah yang menjadi andalan perpustakaan Jogja. Kalau buku referensi sudah jarang yang nyari. Mungkin bisa dicari di inernet. Karena ada Ebook, buku edisi digital dan lain-lain. Jadi jarang yang nyari lagi di perpustakaan,” kata Dewi. (sdr)

Jogja & Sekitarnya, Kota Yogyakarta