Pembangunan Bendungan Kamijoro Terus Dikebut

(Mas Jogja) – Untuk mencapai target beroperasinya bendungan Kamijoro pada tahun 2019, Direktorat Sumber Daya Air terus menggenjot pembangunan bendungan yang terletak di Dusun Plambongan, Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Bantul, DI Yogyakarta.

Dari pantauan di lokasi yang dilakukan Sabtu (15/9/2018) pengerjaan terus dilakukan untuk mencapai target. Alat-alat berat selain membuat bendungan di sisi barat bendungan di Kali Progo ini. Dari sisi timur, jembatan penghubung ke arah bendungan dan sisi barat Kali Progo tampak sudah tersambung.

Bendungan Kamijoro akan sangat penting untuk penyediaan air baku dan irigasi untuk persawahan. Bendungan ini memiliki panjang aliran hingga 69 km dengan 105 titik pintu air dan mengalirkan air ke beberapa kecamatan, seperti Pandak, Srandan, Kretek, dan Sanden dengan luas lahan pertanian sekitar 2.600 hektare. Lebih dari 50% sarana irigasi di Bantul merupakan warisan zaman Belanda. Bendungan Kamijoro misalnya, dibangun Belanda pada 1924.

Sekretaris Komisi C DPRD DIY Agus Subagyo, beberapa waktu lalu kepada pers mengingatkan pengerjaan proyek rehabilitasi Bendungan Kamijoro harus terus dikawal. Setelah selesai, bendungan tersebut tersebut mampu menyelesaikan masalah air bagi petani di Bantul bagian Selatan, terutama saat musim kemarau.

Kabupaten Bantul terdiri atas 17 kecamatan yang dilewati 6 sungai yang mengalir sepanjang tahun dengan panjang 114 km2, yaitu sungai Oyo, Opak, Code, Winongo, Bedog, dan Progo. (sdr)

Bantul, Jogja & Sekitarnya