Sistem Rujukan Berjenjang BPJS Bikin Pendapatan RS Menurun

(Mas Jogja) – Perubahan sistem pelayanan BPJS Kesehatan ternyata tidak hanya dikeluhkan pasien melainkan juga Rumah Sakit. Sebagaimana diketahui kini BPJS menerapkan sistem rujukan berjenjang dari Puskesmas atau dokter keluarga ke rumah sakit tipe D, C, B lalu A. Pasien harus melewati tahapan ini tanpa bisa melompat dari D misalnya langsung ke B.

Bagi rumah sakit sistem ini telah mengurangi pendapatan. RSUD Sleman sebagaimana dikatakan oleh Plt Dirut RSUD Sleman Joko Hastaryo di Sleman, kemarin, mengalami penurunan pendapatan sehingga harus melakukan langkah efisiensi seperti mematikan penggunaan listrik yang tidak perlu, mengurangi biaya makan petugas dan belanja obat.

Namun demikian pelayanan prima terhadap pasien tetap menjadi komitmen rumah sakit yang dulu disebut Rumah Sakit Morangan ini. Turunnya pendapatan ini dikatakan oleh Joko dirasakan hampir oleh sebagian besar rumah sakit tipe B.

Joko lebih jauh berharap Pemerintah meninjau ulang sistem rujukan ini. Karena bagaimanapun juga pasien harus mendapat pelayanan kesehatan secara cepat dan tepat. Bukan malah harus menunggu dalam antrean rujukan berjenjang yang memakan waktu, tenaga dan biaya.

Sebelumnya Pemerintahan Kota Jogja juga telah membuat surat ke BPJS memohon agar sistem ini ditinjau lagi karena hanya akan memberatkan dan menyusahkan pasien. (*/sdr)

Jogja & Sekitarnya, Sleman